Selasa, 01 April 2014

Pengantar Jaringan Komputer



BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengantar jaringan computer
Dengan berkembangnya teknologi koomputer dan komunikasi suatu model computer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi kini telah diganti dengan sekumpulan computer yang telah terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya, system seperti ini disebut jaringan computer (computer network).
Sebuah jaringan paling sedikit terdiri dari dua computer yang saling berhubungan dengan sebuah media sehingga computer-komputer tersebut dapat saling berbagi resource dan saling berkomunikasi. Semua network berbasis pada konsep pembagian.
Teknologi fisik sebuah jaringan computer dapat diklasifikasikan menjadi 2 bagian,  yaitu:
1.      Local Area Network (LAN) adalah sebuah jaringan dimana  hubungan yang terjadi hanya terbatas pada satu lokasi saja, misalnya dalam sebuah gedung Media penghubung yang dipergunakan biasanya adalah sebuah kabel.
2.      Wide Area Network (WAN) adalah suatu jaringan yang terpisah oleh sebuah area yang sangat luas, misalnya antar kota atau bahkan antar Negara. Komunikasi yang terjadi di antara jaringan ini dilakukan melalui media telepon, satelit, dan bias juga dipergunakan transmisi gelombang mikro.
Manfaat yang akan diperoleh dengan membuat jaringan computer antara lain, yaitu:
1.      Memberikan kesempatan kepada pengguna computer untuk mempergunakan sumber daya secara bersama-sama, seperti penggunaan printer maupun memakai koneksi internet bersama.
2.      Optimalisasi pemakaian perangkat sehingga tercapainya efisiensi seperti tidak perlunya masing-masing computer dilengkapi dengan printer dikarenakan adanya jaringan sehingga 2 (dua) atau lebih computer dapat mempergunakan 1 (satu) printer.
3.      Komunikasi antar system operasi yang berbeda sehingga tidak perlu dalam sebuah jaringan computer semuanya harus memakai system operasi yang sama.  
Adapun manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya jaringan, yaitu sebagai berikut:
1.      Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya efisien.
2.      Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up to date
3.      Jaringan membantu memperoleh proses berbagi data.
4.      Jaringan memungkinkan kelompok kerja agar dapat berkomunikasi dengan lebih efisien.
5.      Jaringan membantu usaha melayani klien mereka secara lebih efektif.
2.2  Topologi jaringan
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station atau bisa juga dengan pengertian bahwa topologi adalah gambaran perencanaan hubungan antar komputer dalam Local Area network, yang pada umumnya menggunakan kabel (sebagai media tramsmisi), dengan konektor, Ethernet card dan perangkat pendukung lainnya. Terdapat 6 jenis topologi yaitu Terdapat 6 jenis topologi yaitu : Bus, Ring, Star, Extended Star, hierarchical topology, dan Mesh.Setiap topologi memuliki karakteristik yang berdeda-beda dan masing-masing juga memiliki keuntungan dan kerugian. Topologi tidak tergantung kepada medianya dan setiap topologi biasanya menggunakan media sebagai berikut : Jenis-jenis Media yaitu : Twisted Pair,  Coaxial Cable, Optical Cable, Wireless. Topologi dibagi menjadi dua jenis yaitu Physical Topology dan Logical Topologi.
Jenis-jenis Physical Topology :
a)      Topologi Bus
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
1.      merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
2.      umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
3.      signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
4.      problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.
Keuntungan:
1.      Murah, karena tidak butuh banyak kabel
2.      Mudah dalam pemasangan
3.      Efisien pengirimannya tanpa aturan-aturan kompleks
Kekurangan:

1.      Collusion lebih banyak (rawan)
2.      Tidak efektif pengirimannya, karena harus masuk ke setiap komputer
3.      Proses Pengiriman lebih lama
4.   Keamanannya kurang

b)      Topologi Ring
Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
1.      lingkaran tertutup yang berisi node-node
2.      sederhana dalam layout
3.      signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
4.      problem: sama dengan topologi bus
5.      biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star
keuntungan :
1.      Collusion lebih kecil daipada Topologi Bus
2.      Performa lebih baik daripada Topologi bus
3.      Biaya lebih murah karena tidak ada terminator
Kekurangan:
1.      Jika salah satu komputer mati, maka jaringan akan terputus

c)      Topologi Start
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1.      setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
2.      mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
3.      keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu
4.      dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.
Keuntungan:
1.      Collusion dapat dimimalisir
2.      Security lebih tinggi
3.      Lebih teratur karena adanya konsentrator
4.      Lebih efektif dan efisien
Kekurangan
1.      Membutuhkan konsentrator
2.      Membutuhkan banyak kabel.

d)      Topologi Extended Star
Topologi Extended Star merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu :
1.      setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi.
2.      Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.
keunggulan :
1.       jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus
2.      tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.
e)      Topologi Tree/ Hierarchical
Topologi ini biasa disebut sebagai topolodi tree. Dibangun oleh seperti halnya topologi extended star yang dihubungkan melalui sub node dalam satu central node. Topologi ini dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan juga mensupport baik contention maupun token bus access.Pada topologi ini terdapat pembagian kelas/ kedudukanhost yaitu host yang memiliki kedudukan lebih tinggi menguasai host yang ada dibawahnya, sehingga jaringan sangat tergantung dengan host yang kedudukannya lebih tinggi.
Kelebihan:
1.      Lebih aman karena terkendali
2.      Lebih efektif pengiriman datanya
Kekurangan:
1.      Ilustrasi dan konfigurasinya rumit, berbelit-belit dan mahal
2.      Perlu administrator jaringan yang khusus
3.      Harus melalui banyak proses

f)      Topologi Mesh
Topologi Mesh ini mererupakan topologi khusus(add hock) yang tidak dapat dibuat dengan perkabelan, karena sistemnya yang rumit, namun dengan teknologi wirelless topologi ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan (wireless).
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.

2.3 Client Server
System koneksi antar dua node (computer) secara logic terdiri dari dua koneksi yaitu :
1.      Peer to Peer
Peer to Peer adalah suatu model dimana tiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya kepada PC lain untuk  dipakai PC lain, tidak ada yang bertindak sebagai server yang mengatur sistem komunikasi dan penggunaan resource komputer yang terdapt di jaringan, dengan kata lain setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server pada periode yang sama.
Komputer pada jaringan peer to peer ini biasanya berjum;lah sedikit dengan 1-2 printer. Untuk penggunaan khusus, seperti laboratorium komputer, riset dan beberapa hal lain, maka model peer ini bisa saja dikembangkan untuk koneksi lebih dari 10 hingga 100 komputer.
Kekurangan jaringan peer to peer:
1.      Implementasinya mudah dan murah
2.      Tidak memerlukan software administrasi jaringan yang khusus
3.      Tidak memerlukan administrator jaringan
4.      Dapat berfungsi sebagai client dan server
Kekurangan jaringan peer to peer
1.      Jaringan tidak bisa terlalu besar(tidak memperbesar jaringan )
2.      Tingkat keamanan rendah
3.      Pengguna komputer jaringan harus terlatih mengamankan komputer masing-masing
4.      Tidak ada yang memanagemen jaringan
5.      Semakin banyak mesin yang disharing, akan mempengaruhi kinerja komputer
2.      Client Server
Client server merupakan model jaringan yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan resource-nya kepada komputer lain(cliant) dalam jaringan yang melayani request client.
Kelebihan
1.      Mendukkung keamanan jaringan yang lebih baik
2.      Kemudahan administrasi ketika jaringan bertambah besar
3.      Management jaringan terpusat
4.      Semua data bisa disimpan dan dibackup terpusat di satu lokasi
Kekurangan :
1.      Butuh administrator jaringan yang profesional
2.      Butuh perangkat  bagus untuk digunakan sebagai komputer server
3.      Butuh software tool opersional untuk mempermudah management jaringan
4.      Anggaran untuk managemant jaringan menjadi besar
5.      Bila server down, semua data dan resource diserver tidak bisa diakses.

_SMK SW_